Al Qur'an
dan seperangkat alat sholat sering dijadikan sebagai maskawin, mungkin
karena sudah tradisi atau ketidaktahuan mereka, atau murah dan sebagai bentuk eksistensi dirinya sebagai muslim. Kemudian setelah menjadi
suami istri dan beranak pinak, tak ingat lagi apa yang telah diijabkan saat akad
nikah.
Jangan percaya tulisan-tulisan ini dan Penulisnya. Percayalah pada Tuhanmu, bila engkau dapat mengambil pelajaran bukan karena Penulis atau tulisannya melainkan Tuhan yang memberimu pemahaman.
Sabtu, 22 November 2014
Shalat Kehidupan
Sholat merupakan ibadah yang diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri salam. Takbiratul ihram hanya diperdebatkan
mengangkat atau tidaknya tangan kita atau bersedakep atau tidaknya.
Tidakkah kita mawas diri atas kebesaran-Nya kita dihidupkan dan
ditanggung segala kebutuhan kehidupan kita.
Langganan:
Postingan (Atom)
Mungkinkah Dibentuk "Desa Pesantren"?
Pesantren memiliki lima unsur yaitu; Kiai, Santri, Masjid, Kitab Kuning (kurikulum), dan pondok sebagian menambahkan adanya maqbarah para mu...
-
Bismillah, dengan nama (-nama) Allah kita memulai aktivitas dengan kebaikan dan mengakhirinya dengan rasa syukur (kebaikan) dengan kalimat h...
-
Gb. Di Depan Kantor Urusan Haji Indonesia Makkah Dini hari waktu Makkah saat itu mendapatkan pesan wattshap, mengabarkan wafatnya Mbah Moen...
-
Dalam obrolan mbang-mbung di Pagemblungan, tetiba Doel Kemplo melontar pertanyaan aneh bin ajaib: “Doel, sekotor apa Gusti Alah, sehingga ki...