Jangan percaya tulisan-tulisan ini dan Penulisnya. Percayalah pada Tuhanmu, bila engkau dapat mengambil pelajaran bukan karena Penulis atau tulisannya melainkan Tuhan yang memberimu pemahaman.
Kamis, 01 Januari 2015
Perayaan Tahun Baru: Surga, Neraka atau Tak Memilih Keduanya
Di jalan-jalan dipenuhi orang berkendara menuju
tempat perayaan pergantian tahun, prat-pret
terdengar suara terompet. Ramai lalu-lalang kendaraan berpawai keliling,
menyatu suara kenalpot motor membuat bising bagi mereka yang tak menikmatinya. Sebagian
telah berada di atas panggung untuk menghibur, duduk-duduk di pojokan sepi
berduaan sambil memadu kasih.
Langganan:
Komentar (Atom)
Istighfar Harus Melatihmu Sebagai Pemaaf
Berapa kali kita memohon ampun kepada Allah (istighfar) dalam sehari semalam? Nabi saw, membaca istighfar minimal 70 kali sehari semalam. Pe...
-
Bismillah, dengan nama (-nama) Allah kita memulai aktivitas dengan kebaikan dan mengakhirinya dengan rasa syukur (kebaikan) dengan kalimat h...
-
Gb. Di Depan Kantor Urusan Haji Indonesia Makkah Dini hari waktu Makkah saat itu mendapatkan pesan wattshap, mengabarkan wafatnya Mbah Moen...
-
Dalam obrolan mbang-mbung di Pagemblungan, tetiba Doel Kemplo melontar pertanyaan aneh bin ajaib: “Doel, sekotor apa Gusti Alah, sehingga ki...