Sangat menegangkan bila kita melihat perempuan memakai pakaian
transparan, mengundang birahi dan kita ingin segera meniduri. Coba saja bila
perempuan itu telanjang, senyam-senyum di pinggir jalan masihkah mau kita
menidurinya...? kecuali mereka yang ukuran mentalnya yang tidak jauh berbeda
dengannya.
Jangan percaya tulisan-tulisan ini dan Penulisnya. Percayalah pada Tuhanmu, bila engkau dapat mengambil pelajaran bukan karena Penulis atau tulisannya melainkan Tuhan yang memberimu pemahaman.
Selasa, 17 Maret 2015
Bye
# Pengalan cerita " Siluette Cinta "
Akhir-akhir ini sering saat menutup pembicaraan
dengan bye, seperti “Mandi dulu ya,....bye “,......atau “udah dulu ya paaa,..bye” yang sebelumnya
jarang bahkan tak pernah ia ucapkan. Ada awalan yang akan ditutup dengan
akhiran, ada pertemuan juga akan ada perpisahan, serta ada seremonial pembukaan
dalam kegiatan dan akan ada penutupan. Kata "bye ", yang sering Robby dengar sering membuat ia melamun selalu, sesekali di tempat kerja bahkan bila malam hingga ketiduran.
Langganan:
Postingan (Atom)
Mungkinkah Dibentuk "Desa Pesantren"?
Pesantren memiliki lima unsur yaitu; Kiai, Santri, Masjid, Kitab Kuning (kurikulum), dan pondok sebagian menambahkan adanya maqbarah para mu...
-
Bismillah, dengan nama (-nama) Allah kita memulai aktivitas dengan kebaikan dan mengakhirinya dengan rasa syukur (kebaikan) dengan kalimat h...
-
Gb. Di Depan Kantor Urusan Haji Indonesia Makkah Dini hari waktu Makkah saat itu mendapatkan pesan wattshap, mengabarkan wafatnya Mbah Moen...
-
Dalam obrolan mbang-mbung di Pagemblungan, tetiba Doel Kemplo melontar pertanyaan aneh bin ajaib: “Doel, sekotor apa Gusti Alah, sehingga ki...