Tampilkan postingan dengan label Celoteh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Celoteh. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Mei 2026

Okehno Solawat Ben Dikenal Nabi Muhammad

“Doel, okehno awakmu moco solawat”, tetiba Kiai Ahmad menasihati Doel Semprul.

“Kata orang-orang kae, berselawat kui mengikuti (ittiba’) ro Kanjeng Nabi, Yai? Opo cukup moco thok?”, sahut Doel Kemplo.

“Wis, rasah didawak-dawakno. Koen kabeh rung karuan bisa mengikuti nabi dengan sempurna. Yang penting usaha untuk menjalankan ibadah karena taat pada Allah dan ikuti apa yang sudah dicontohkan oleh Nabi, sahabat, tabiin dan para ulama”

“Yang seneng baca barzanji, dziba, burdah, simthudduror, dan kitab maulid lainnya dilanjutkan. Anggonmu moco yo karena seneng ro nabi, berkah oleh kenduri. Sinambi dibaca, dipahami dan ikuti apa yang menjadi teladan nabi. Bila belum sempat duduk bareng di majelis untuk baca sirah nabawi (kitab maulid), sempatkan perbanyak baca solawat agar awakmu tetap nyambung dengan Kanjeng Rasul”.

“Mpean ra sah bidngah-bidngahne wong-wong sing seneng moco barzanji, maulid, solawat nang mesjid. Mereka itu berusaha memahami sejarah dan mengikuti nabi yang butuh cukup waktu”.

“Yai, saiki yo aneh-aneh, solawat nggo ben sugeh. Aku ra sugeh-sugeh Yai….”, sela Rasdan memprotes niatan bersolawat agar kaya tetapi belum mendapatkan kekayaan.

Gusti Alah mengerti tentang kita, bukan diberi harta melimpah tetapi Dia lebih sayang terhadap kita agar tetap istiqomah selalu berada bersimpuh setiap malam. Ingatlah, Tsa’labah yang didoakan nabi diberik kekayaan melimpah binatang gembalaannya hingga akhirnya jauh dari agama.

Jamaah Gendheng Wal Gemblung (di majelis Pagemblungan), sejak dakwah nabi hingga saat ini berapa banyak jumlah ummat islam sesuai dengan tingkatan masing-masing. Ada sahabat, tabiin, tabiuttabiin, ulama, kiai, ustadz, syuhada, para shalihin, para penulis kitab-kitab, dan orang-orang mulia lainnya.

Lhah…., Koen modelane ngene. Guendheng kabeh, rep saingan dengan mereka yang status keilmuan, jasa dan spiritualnya lebih tinggi dari kalian. Koen kui sampah, boro-boro dianggep, dilirik wae nggak, rung karuan masuk surga. Makanya perbanyak shalawat kepada Gusti Nabi.

Ingatlah, sekali Koen solawat bakal dibales kanjeng nabi dengan sepuluh jawaban (solawat: didoakan), Koen moco 10 solawat dibales 100 jawaban. Berapapun solawat yang kau baca akan dibalas sepuluh kali lipatnta (10x lipat). Bacalah sebanyak-banyaknya, agar Kanjeng Nabi Muhammad penasaran atasmu sehingga beliau akan mengunjungimu, mengenal dan kelak mendapatkan syafaat dalam hidup dan matimu kelak. Kala di surga tak ada dirimu, Kanjeng Nabi akan mengingat dan menanyakannya kepada Jibril as.

“Dapuranmu itu susah untuk ikuti Nabi secara ideal, ngaji wae bolong-bolong. Dzikir – wirid Pagemblungan saja jarang-jarang dilakukan. Terus, opo sing mok arep-arep?”, tandas Doel.

“Masuk surgalah, Doel!!, sela Doel Gemblung

“Surgooo Mbahmu!!”, Jawab Doel Semprul

“Sudah-sudah, kalian jangan saling menyalahkan”, Kiai Ahmad menasihati jamaah Pagemblungan.  

“Kalian jangan meremehkan solawat, Orang badui modal cinta nabi saja masuk surga, bahkan dengan modal cerita dan sangat mencintai nabi akhirnya menjadi ahli surga (cerita ya karim). Ada sahabat yang memeluk nabi agar harum wangi badan nabi menjadi saksi di hadapan Allah. Ada yang da’imushalawat, saat meninggal didatangi nabi”.

“Okehno anggonmu solawat dan jangan bosan, semoga Kanjeng Nabi mengenali kita dan kita bisa berkumpul bersama dengan beliau”

“Aamiiiiin………….”, serempak jamaah Pagemblungan mengaminkan doa Kiai Ahmad.

Rabu, 13 Mei 2026

Kau Dikenal Penduduk Langit?

Populer merupakan hasil dari sebuah proses baik yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan yang lebih luas lagi. Dalam perpolitikan penting tetap menjaga popularitas diri agar tidak tenggelam dan dianggap tidak penting dan kontributif. Isu ijasah palsu bisa jadi merupakan bagian dari pemanfaatan objek isu agar popularitas tetap terjaga bagi orang-orang tertentu. Isu makin populer juga akan menghasilkan cuan dari bisnis media. Percuma, populer di dunia tetapi tidak populer di langit sebagai orang yang dicintai langit.

Sahabat Bilal bin Rabah, sendal terompahnya terdengar di surga padahal Bilal belum meninggal dunia. Uwais al-Qorni masyhur di kalangan malaikat, karena begitu baktinya kepada ibunya yang lumpuh, taat beribadah dan menjaga ketakwaannya. Kedua sahabat tersebut adalah contoh orang-orang yang populer di langit tetapi tak terkenal hebat di bumi. Bilal seorang budak hitam yang dibebaskan sayyidina Umar r.a. dan Uwais adalah pemuda miskin yang hanya fokus berbakti pada ibunya.

Selain itu ada ada seseeorang hilang popularitasnya di kalangan malaikat, setelah makan sebutir kurma “curian”. Doa-doanya yang selalu membuat penasaran para malaikat di langit tetiba tak ada jejak doa itu menembus ‘arsy. Untuk memulihkan popularitasnya, dia harus minta keikhlasan penjual kurma. Penjual tersebut sudah meninggal dunia, dia harus mencari tiga anak penjual kurma hingga diikhlaskan sebutir kurma tersebut.

Ada cerita lain tentang seseorang yang harus menanggung beban bekerja setahun hanya untuk meminta ikhlas sebuah delima yang dia temukan di aliran sungai. Dia juga harus menikahi anak petani tersebut yang dikondisinya diceritakan tidak “sempurna” oleh petanu tersebut. Pemuda tersebut adalah manusia pilihan yang kemudian melahirkan salah satu imam dari empat imam madzhab.

Apakah kita dikenal penduduk langit? Boro-boro populer, dikenal saja tidak. Orang-orang tertentu yang populer di langit adalah orang istimewa yang saat Allah mencintai-Nya, maka Dia akan memamerkan pada para malaikat. Kemudian mereka diminta untuk mencintainya juga hingga suatu saat akan diceritakan kepada para kekasih lainnya.

Para penduduk langit akan selalu mengintip penduduk bumi, mereka yang bersinar akan membuat penasaran para penduduk langit. Kita diciptakan dari dua unsur cahaya (nur) dan kegelapan (dhulumat), keduanya tidak bisa bercampur. Bila ingin bercahaya dan dilihat oleh penduduk langit, maka kita harus meninggalkan perilaku gelap (dholim). Keimanan seseorang bisa bertambah (yazid) karena ibadah dan ketakwaannya, dan bisa mengurang (yanqush) karena kedzaliman dan kekufuran yang dilakukannya.

Kau telah sibuk mengejar sesuatu yang menambah gelap dan tak nampak oleh penduduk langit. Rakus, culas, dzalim, membuat kerusakan (fasad), memelihara dosa (fasik), inkar nasihat (kufur), dan perbuatan lain yang mencegah cahaya masuk dalam hati (qalb-sirr-latifah). Bila hati gelap, maka cahaya tidak bisa dipantulkan ke langit, sehingga nampak terlihat oleh mereka.

Bila kau masih keluar masuk ruangan penguasa dan menunjuk diri, merendahkan lainnya, mengumpulkan receh yang akan menjadikan hatimu tambah kelam. Uang yang kau dapatkan secara culas, akan menambah nafsumu berkobar dan membakar hatimu yang semakin jauh untuk nampak di langit. Popularitasmu di dunia tak bisa menyinarkan hatimu, bukankah Fir’aun, Qorun, dan Haman populer di eranya?

Ingatlah, sekalah hatimu agar kembali bercahaya dan mendapatkan doa dari penduduk langit. Dan kemudian kau akan dikenal mereka, kelak disapa saat kau sampai disana. Bila hatimu bercahaya, maka seluruh anggota tubuhmu akan konsisten pada ketaatan. Santun dan lembut dalam berbicara, tegas dalam kebenaran. Kembalilah segera …………

Senin, 04 September 2023

Iler Beauty

 "Walah Gusti,...... byuuuuh, ....jiiiaaan ayu,..ayu tenan, resep apa kok jadi cantik-cantik seperti itu...?", Doel Kemplo gumun setahun lihat cewek-cewek.

Minggu, 20 Agustus 2023

HUT Kemerdekaan Yang Tak Memerdekaan Kemplo

 Semua orang memperingati HUT RI ke-78, termasuk orang-orang Pagemblungan yang juga mendapatkan undangan untuk mengikuti upacara di alun-alaun. Selepas upacara terjadilah percakapan antara Doel Semprul dan Doel Kemplo.

Jumat, 13 April 2018

Ra Ngandel, Koen Modaroo wae Booo!!

“Doel, saya dibidngah-bidngahkan bahkan dituduh syirik dan dianggap doa saya terhadap simbok ga sampai. Bener ga Doel?”, Rasbo mengadu pada Doel Zemprull sepulang ziarah kubur simboknya.

“Kok kamu ga percoyo dengan dhawuhe Kiai Ahmad, Bo?” Malah kamu gampang ragu dengan pernyataan mereka. Mbok kamu itu punya prinsip dalam menjalankan perintah-perintah agama. selain itu kamu juga harus melibatkan rosomu, ojo mung anggo utek lan emosi.”, Doel coba menenangkan Rasbo.

Minggu, 31 Desember 2017

Sapi Nasrani, Mbokne Majusi dan Malaikat Yahudi

“Dulur-dulur, nanti malem pergantian tahun masehi. Kira-kira kita mau ngapain, yaaak”, tanya Doel Semprull pada dulur di Pagemblungan.

“Doel, bukannya membunyikan lonceng sama dengan kaum nasrani?”, tanya Kemplo.

“Iya, Doel. Kata penceramah mushalla sebelah, bermain kembang api itu seperti orang Majusi. Dan membunyikan terompet seperti orang Yahudi, gimana Doel?”, sambung Rasdan.

“Wong EDAAAAAN!!”, Doel Zemprull

“Sopo Doel!?”, tanya Kemplo penasaran. “Penceramah tadi ya, Doel?”, lanjut Kemplo

“Kowe kabeh sing podo UEEDAAAAN!!!”, sergah Doel jawab pertanyaan Kemplo

“Makanya otak itu digunakan untuk berpikir, jangan ditaruh di dengkul apalagi di silitmu (pantat). Punya mata yaa mbok digunakan untuk baca,....iqra’...iqraaa’...

"Dan kalau kupingmu (telinga) masih waras lhaaa mbok banyak ngaji!!”, Doel mencoba menjelaskan bahwa akar masalahnya pada ketidak-tajaman dalam menganalisa karena kurangnya ilmu.

“Apa hubungannya, dengan kita-kitaaa!?”, Rasdan masih penasaran.

“Coba kamu lihat, sapine Wastono,....ada klintihingane guidee (lonceng) kaaan!?, opo gok arep diarani Kristen opo Nasroni?. Jajal mbok pikiren, anggo utekmu!!”, Doel memulai mengambil contoh yang ada di sekitar kehidupannya.
gambar dari website pixaboy; https://pixabay.com/en/cow-cow-bells-sky-blue-feldberg-245691/

“Mbokmu, kalau mau ke mushalla pake obor bambu atau klaras untuk penunjuk jalan. Opo Koen lilooo (rela), kalau Mbokmu dianggep Majusi?”, Doel masih mencoba membuka cara berpikir temen-temen di Pagemblungan.

“Yooo,....gaah, ora keree...tak JOTOSI sik ngarani Mbokku!”, jawab Rasbo.
“Teruuuus, yen arep kiamat Malaikat Israfil niup terompet guideee (sangka-kala), teruuuusss Koen arep ngarani Malaikat Isrofil iku Yahudi!?”, lebih dalam lagi Doel memberi contoh tugas Malaikat Israfil.

“Yooo,...ORA!”, jawab Rasudi

“Naaah,....Piye kesimpulane?”
“Otekmu jik arep ditaruh nang silit!?”, tanya Doel pada dulur-sulur Pagemblungan.

“Ngaji sing paripurna, jangan menelan mentah-mentah sesuatu yang membutuhkan penjelasan lebih dalam. Ngomong kopra-kapir meniru budaya, namun kita memakai teknologi mereka; watshapan, pesbukan, andoritan, BBM-an, seabrek produk yang kita pakai merupakan produk budaya mereka. Beginilah kita,...... seharusnya mampu menciptakan budaya untuk rahmat alam semesta, malah ribut karena kita ga ganteng terus cermin yang kita pecah”, panjang penjelasan Doel Semprull.

“Bila budaya-budaya perayaan pergantian tahun baru Masehi, dianggap mengarah pada hal-hal kurang baik, maka kita rayakan dengan Mbakar telo, Pisang, dan Jagung. Kita makan setelah wirid, selawatan dan doa bareng, serta mendengarkan pengajiannya Kiai Ahmad”, sambung Doel Semprull.

SELAMAT MERAYAKAN TAHUN BARU DENGAN KEGIATAN BAIK

Selasa, 06 Desember 2016

Tuhan e wes Mengkeret.

"Tuhan e wes tambah mengkeret, Agamane semakin sempit, pikire cupet, akale mampet, atine wes podo empet", doel semprull moring-moring saat bangun tidur di Pagemblungan.

"Ono opo doel..!!, bangun tidur kok uni-uni gak karuan seperti itu. Dapat mimpi apa...?, tanya Kamid.
"Ngelu Ndase,...!!
"Mules Wetenge...!!.
"Pengen ngising....Negg !!,
(doel jawab pertanyaan Kamid dan dilanjutkan sederetan omelan yang ga berhenti)

Kamis, 02 April 2015

Gadjet Masuk Surga

“Dan,...mbok bapakmu dibacain surat yaasin, dibimbing,..biar khusnul khotimah”, saran Doel pada Rasdan

“sudah kok doel,.........tenang saja, tidak hanya surat yaasiin bahkan tiga puluh juzz tak henti-hentinya kami perdengarkan,....”, jawab Rasdan.

Minggu, 29 Maret 2015

Ambu Cangkemu

"Kowe ojo nyedak rene, cangkemu mambu. Mangan opo to Doel, kuwi gudal-mu njidal ngunu....ngaleh-ngaleh, mambu cangkemu", warmad usir Doel saat mendekat ikut mendengarkan pengajian Kyai Ahmad. 

Selasa, 24 Maret 2015

Kebusukan Akan Tetap Membusuk

"ngeri ya doel banyak sekali kabar,...ada kulit impor berbelatung yang diolah menjadi krupuk, Apel impor yang mengandung bahan kimia berbahaya, makanan berformalin, menggunakan zat kimia berbahaya bahkan krupuk dan makanan yang menarik mengandung roddamint B”, desah curhat dari Kamit.
“apa hukumnya mereka, haram atau bagaimana,..?”, sambil geleng-geleng Kamit bertanya-tanya.
ngunu ae gumun,...mit,..mit”, jawab enteng Doel Zemprull.

Terangilah buyutmu dengan mbaca Qur'an

"Ternyata Doel...., banyak orang yang tidak mau membaca al Qur'an itu karena salah memahami hadits,..!!!", dengan PD-nya Kemplo bilang ke Doel Zemprull.

"hadits opo,.....Mplo..?, ...kok gugup gitu", tanya Doel Zemprull
"Kyai Ahmad bilang begini,......nawwiru buyutakum bis sholati wa qiroatul Qur'an,....berikanlah cahaya pada "buyut-buyutmu" dengan sholat dan bacaan al Qur'an", Kemplo mencoba jelaskan apa apa yang dia pahami dari tausyiah Kyai Ahmad.

Qiyamul Lail itu Pamer Syahwat

"Orang-orang itu pada aneh, wong arep njimak bojo kok buat status di Pesbuk dan twitter,.....begini ; Selamat Qiyamul Lail,.....yang gendheng lagi itu ngajak-ajak ; Yukkk,...Qiyamul Lail."

Minggu, 04 Januari 2015

SERIBU KANCUT PUN TAK MEMPAN TANGKAL HUJAN DI JAKARTA

Musim hujan telah tiba, problem rutin Jakarta adalah banjir. Kalau sudah banjir, ya nanti macet dimana-mana. Topik ini menarik diperbincangkan dalam komunitas semprull wal gemblung di Pegemblungan.

Rabu, 10 Desember 2014

Tukang Santet Jadi Anggota SAR

Masih dalam permusyawaratan semprull wal gemblung, yang menampung berbagai usulan dan nantinya akan direkomendasikan ke tokoh-tokoh penting nasional. DPR ramai membicarakan pasal santet, dan baru-baru ini di salah satu stasiun televisi ada talkshow yang membahas tentang klenik untuk meraih sukses pemilu. Santet dianggap syirik, tahayul dan sebagainya,...
" doel...saya usul", Rasdan berdiri sambil acungkan jari. " usul apa ,...dan", doelzemprull menanggapinya, ia dipanggil "Dan" karena biasanya usulannya itu selalu ga pas, alias ngedan dan saat normal kawan-kawannya memanggil dengan "Ras". 

Floating Gardens: Salah Satu Solusi Blooming Enceng Gondok

Eceng gondok atau Eichhornia crassipes memiliki kemampuan berkembang biak secara cepat dan massif hingga menutupi seluruh permukaan air dan...