Rabu, 13 Mei 2026

Kau Dikenal Penduduk Langit?

Populer merupakan hasil dari sebuah proses baik yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan yang lebih luas lagi. Dalam perpolitikan penting tetap menjaga popularitas diri agar tidak tenggelam dan dianggap tidak penting dan kontributif. Isu ijasah palsu bisa jadi merupakan bagian dari pemanfaatan objek isu agar popularitas tetap terjaga bagi orang-orang tertentu. Isu makin populer juga akan menghasilkan cuan dari bisnis media. Percuma, populer di dunia tetapi tidak populer di langit sebagai orang yang dicintai langit.

Sahabat Bilal bin Rabah, sendal terompahnya terdengar di surga padahal Bilal belum meninggal dunia. Uwais al-Qorni masyhur di kalangan malaikat, karena begitu baktinya kepada ibunya yang lumpuh, taat beribadah dan menjaga ketakwaannya. Kedua sahabat tersebut adalah contoh orang-orang yang populer di langit tetapi tak terkenal hebat di bumi. Bilal seorang budak hitam yang dibebaskan sayyidina Umar r.a. dan Uwais adalah pemuda miskin yang hanya fokus berbakti pada ibunya.

Selain itu ada ada seseeorang hilang popularitasnya di kalangan malaikat, setelah makan sebutir kurma “curian”. Doa-doanya yang selalu membuat penasaran para malaikat di langit tetiba tak ada jejak doa itu menembus ‘arsy. Untuk memulihkan popularitasnya, dia harus minta keikhlasan penjual kurma. Penjual tersebut sudah meninggal dunia, dia harus mencari tiga anak penjual kurma hingga diikhlaskan sebutir kurma tersebut.

Ada cerita lain tentang seseorang yang harus menanggung beban bekerja setahun hanya untuk meminta ikhlas sebuah delima yang dia temukan di aliran sungai. Dia juga harus menikahi anak petani tersebut yang dikondisinya diceritakan tidak “sempurna” oleh petanu tersebut. Pemuda tersebut adalah manusia pilihan yang kemudian melahirkan salah satu imam dari empat imam madzhab.

Apakah kita dikenal penduduk langit? Boro-boro populer, dikenal saja tidak. Orang-orang tertentu yang populer di langit adalah orang istimewa yang saat Allah mencintai-Nya, maka Dia akan memamerkan pada para malaikat. Kemudian mereka diminta untuk mencintainya juga hingga suatu saat akan diceritakan kepada para kekasih lainnya.

Para penduduk langit akan selalu mengintip penduduk bumi, mereka yang bersinar akan membuat penasaran para penduduk langit. Kita diciptakan dari dua unsur cahaya (nur) dan kegelapan (dhulumat), keduanya tidak bisa bercampur. Bila ingin bercahaya dan dilihat oleh penduduk langit, maka kita harus meninggalkan perilaku gelap (dholim). Keimanan seseorang bisa bertambah (yazid) karena ibadah dan ketakwaannya, dan bisa mengurang (yanqush) karena kedzaliman dan kekufuran yang dilakukannya.

Kau telah sibuk mengejar sesuatu yang menambah gelap dan tak nampak oleh penduduk langit. Rakus, culas, dzalim, membuat kerusakan (fasad), memelihara dosa (fasik), inkar nasihat (kufur), dan perbuatan lain yang mencegah cahaya masuk dalam hati (qalb-sirr-latifah). Bila hati gelap, maka cahaya tidak bisa dipantulkan ke langit, sehingga nampak terlihat oleh mereka.

Bila kau masih keluar masuk ruangan penguasa dan menunjuk diri, merendahkan lainnya, mengumpulkan receh yang akan menjadikan hatimu tambah kelam. Uang yang kau dapatkan secara culas, akan menambah nafsumu berkobar dan membakar hatimu yang semakin jauh untuk nampak di langit. Popularitasmu di dunia tak bisa menyinarkan hatimu, bukankah Fir’aun, Qorun, dan Haman populer di eranya?

Ingatlah, sekalah hatimu agar kembali bercahaya dan mendapatkan doa dari penduduk langit. Dan kemudian kau akan dikenal mereka, kelak disapa saat kau sampai disana. Bila hatimu bercahaya, maka seluruh anggota tubuhmu akan konsisten pada ketaatan. Santun dan lembut dalam berbicara, tegas dalam kebenaran. Kembalilah segera …………

Kau Dikenal Penduduk Langit?

Populer merupakan hasil dari sebuah proses baik yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan yang lebih luas lagi. Dalam perpolitikan penting te...